Halo sahabat DuPi, apa kabar ?
Kembali lagi dengan Dunia Psikologi, satu dua telinga untuk berjuta-juta suara.
Sahabat DuPi, apa yang pertama kali sahabat DuPi pikirkan, saat menginjak usia 17 tahun?
Masa depan? Doi? Kerja? Seberapa banyak masalah yang akan dihadapi? Atau malah tersadar bahwa tidak akan dapat jatah jajan lagi?
☆Perkembangan pemuda usia 17 & 18 tahun.☆ ðŸŽ)
1.🎠Perkembangan Kognitif
1️⃣7️⃣ Anak dengan usia 17 tahun biasanya mencoba berpikir 'dewasa' atau kritis. Ia mulai memikirkan masa depan yang sifatnya lebih realistis. Mencoba dan ingin mandiri, serta berusaha untuk tetap kuat terhadap tekanan dari orang luar.
Sekolah, organisasi, ataupun kegiatan sosial yang ia ikuti adalah sarana yang baik untuk perkembangannya. Hal ini bisa memberikan pelajaran pada anak, bagaiaman menyerap informasi, menyikapi sudut pandang, melatih berbicara di depan umum, sehingga mempengaruhi pola pikirnya yang semakin dewasa.
1️⃣8️⃣ Pola pikirnya sudah seperti orang dewasa walau otak masih terus berkembang. Ada kalanya sudah mampu memahami konflik. Dan sudah memikirkan masa depannya nanti. Ia dapat melihat masalah dengan beberapa kemungkinan, mampu membedakan benar salah, mampu mempertimbangkan pilihan, meningkatkan simpati dan empati, serta masa berpikir idealis.
2.🎠Perkembangan Psikologis
1️⃣7️⃣ Sahabat DuPi yang berbahagia, secara psikologis usia 17 tahun, remaja ini mulai mencari jati diri. Semakin jauh memikirkan kehidupannya kelak.
Usia ini sudah merasa dirinya mandiri namun emosinya masih naik turun. Ia akan belajar memaafkan apabila ada masalah dengan teman dekat. Selain itu juga merasa nyaman saat mempunyai hubungan dengan lawan jenis. Benih-benih cinta ini, kawan.
1️⃣8️⃣ Tidak semua remaja 18 tahun sudah mengetahui identitas diri dan apa yang diinginkan. Lingkungan juga bisa mempengaruhi perkembangan psikologisnya. Ketika ia ada di lingkungan yang tepat, maka ia bisa membangun support system yang sejalan dengannya. Ia membutuhkan pendapat orang lain sebagai petunjuk. Hubungannya dengan lawan jenis semakin intim, serta membuka diri memperluas pertemanan.
3.🎠Perkembangan emosional
1️⃣7️⃣ Perkembangan emosional pada usia 17 tahun, tidak akan sama satu dengan lainnya. Apalagi saat menangani masalah. Tiap remaja berbeda-beda menanganinya. Ada yang sudah mampu menjalani segala sesuatu dengan mandiri, ada juga yang masih khawatir dan belum mampu. Hal ini karena dia tidak yakin dengan apa yang diinginkan.
1️⃣8️⃣ Secara umum, remaja perempuan mempunyai sisi emosional yang lebih tinggi. Karenanya ia lebih sulit memutuskan apa yang diinginkan. Pada perkembangannya, ia merasakan ada sedikit kebebasan dalam mendalami dunia barunya. Ada kebahagiaan dan ketakutan sehingga masih membutuhkan orang tua agar tidak keluar dati jalur.
4. 🎠Perkembangan sosial
1️⃣7️⃣ Kedekatan dengan sahabat biasanya sudah dimulai sejak usia 12 tahun. Walau sesekali ada perdebatan, hal ini wajar. Karena sifat masing-masing anak berbeda. Berbeda hubungan dengan keluarganya, meluangkan waktu untuk keluarga. Di usia ini, akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan teman/pacar. Anak usia 17 tahun harus bisa bertanggung jawab dan memahami batasan yang boleh dan tidak boleh dilakukan dengan lawan jenis.
1️⃣8️⃣ Hal wajar jika orang tua khawatir ketika anak berhubungan dengan lawan jenis. Sehingga anak seusianya harus mengerti dan memahami pendidikan seks sedini mungkin. Beri batasan yang harus dijaga. Jija hubungannya dengan teman, remaja 18 tahun sudah stabil. Ia akan lebih menyeleksi di lingkungan baru.
5. 🎠Perkembangan bahasa
1️⃣7️⃣ Kebanyakan remaja 17 tahun akan berbicara seperti orang dewasa. Apalagi mereka memiliki istilah-istilah baru. Dalam perkembangan di usia 17 tahun, cari pemahaman agar bisa mengendalikan perkataan kepada orang yang lebih tua. Tontonan informatif bisa menambah pembendaharaan kata. Selain itu, cobalah untuk mempelajari bahasa asing.
1️⃣8️⃣ Tidak berbeda jauh dengan usia 17 tahun. Remaja ini sudah bisa menyesuaikan diri dalan konteks berbicara dengan orang lain.
[Jika Aku, Dewasa Nanti ... ]
Sobat DuPi, masih ingatkah kalian waktu kecil dulu. Banyak diantara kita yang mendambakan kedewasaan. Menanti datangnya masa itu dan sampai akhirnya tibalah masa itu, kita malah ingin kembali pada masa anak-anak.
Lucu Bukan? Mari, sesekali kita tertawakan diri sendiri. Agar segera sadar!
Sahabat DuPi semua, seperti yang sudah aku sampaikan. Kita akan membahas mengenai perkembangan remaja dan dewasa. Langsung kita bahas sisanya saja yups!
☆Perkembangan pemuda usia 20 tahun-an.☆ ðŸŽ
1.🎠Adolensaensi (17-19/21 tahun)
Pada masa ini, remaja mulai menemukan nilai-nilai hidup baru, sehingga semakin jelaslah pemahaman tentang diri sendiri. Ia lebih kritis terhadap objek di luar dirinya. Dan mampu mengambil sintese antara dunia luar dan internal.
Secara obyektif dan aktif, ia melibatkan diri dengan dunia luar sambil mencoba 'mendidik' dirinya sendiri. Di usia ini yang sangat dibutuhkan adalah pendidikan dari orang tua hang berkepribadian sederhana dan jujur, yang tidak banyak menuntut anak dan membiarkannya berkembang sesuai kodratnya.
Narsitik pada adolensensi sifatnya seringkali 'banyak menuntut'. Ia sangat sensitif terhadap kekecewaan dan mudah mengunggah harga diri berlebihan
Pengamatan intensif ke dalam diri sendiri juga menjadi ciri khas masa ini. Umumnya lebih lebih kuat dan lama berlangsung pada gadis dari pada laki-laki. Inilah yang menjadi sebab timbulnya dua ciri khas wanita, intuisi yang halus dan tajam.
2.🎠Dewasa Awal
Merupakan peralihan dari masa remaja. Pada masa awal dewasa, identitas diri di dapat sedikit demi sedikit sesuai dengan jmur kronologis dan mental. Dengan bertambahnya umur berbagai masalah muncul. Dari segi emosional, pada masa ini adalah masa dimana motivasi meraih sesuatu sangat besar didukug oleh fisik yang prima. Sehingga ada steriotipe yang lebih mengutamakan kekuatan fisik daripada rasio.
Perkembangan sosial masa dewasa awal adalah puncak dari perkembangan sosial masa dewasa. Pada masa ini, penentuan relasi memegang peran sangat penting. Menurut Havighurst, tugas perkembangan dewasa awal adalah menikah atau membangun satu keluarga, mengelola rumah tangga, mendidik atau mengasuh anak, memikul tanggung jawab sebagai warg negara, membuat hubungan dengan suatu kelompok tertentu, dan melakukan suatu pekerjaan. Dewasa awal merupakan masa permulaan dimana seseorang mulai menjalin hubungan secara intim dengan lawan jenisnya.
Yups! Seperti itu kira-kira penjelasannya, Sobat. Bagaimana? So sudah pahamlah ya ... bagaimana perkembangan psikologis usia 17 dan 20 an.
Sampai jumpa di lain waktu.
Salam penuh cinta, Dunia Psikologi
Sumber:
Hello sehat
DosenPsikologi.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar