Kamis, November 04, 2021

Hari Diwali, Rayakan Festival Cahaya Harapan Manusia

 

Hai, hai, halo ... para sobat DuPi di mana pun kalian berada, semoga sehat selalu ya ... 

Ketemu lagi dengan Dunia Psikologi, satu-dua telinga untuk berjuta-juta suara. 


Happy Diwali kepada para sobat yang merayakan. Jangan lupa untuk selalu bersyukur dan memperbaiki diri, ya sob ... Mari semarakkan festival cahaya ini dengan orang-orang yang kita sayangi. Semoga momen ini juga mempererat persaudaraan kita.

 

Karena Diwali tahun ini jatuh pada hari ini (4 November) jadi sekarang aku akan mengulas tentang seperti apa perayaan Diwali itu? Kapan hari Diwali dirayakan? Dan fakta-fakta mengenai hari Diwali. Cuzz.. langsung disimak, yuk!

 

Apa arti Diwali?

Deepavali, Diwali atau Dīpāvali adalah dalam Agama Hindu berarti "Festival Cahaya". Festival ini melambangkan kemenangan baik atas buruk, dan lampu dinyalakan sebagai tanda perayaan serta harapan umat manusia. Perayaan ini terfokus pada lampu dan cahaya, terutama pada lampu "diya" tradisional.

Maka, hari Diwali kerap pula identik dengan Festival Cahaya. Perayaan ini diramaikan dengan kegembiraan, termasuk menyalakan berbagai penerangan, dari lampu tradisional atau diya, lampu warna-warni, lampion, lilin, bahkan kembang api. Tak hanya meriah dengan cahaya,

Diwali juga menjadi hari besar bagi umat yang merayakannya. Semua orang menyebarkan kebahagiaan dengan memakai pakaian baru, berbagi makanan atau permen, dan banyak kegiatan menyenangkan lainnya. 

 

Sejarah atau asal-usul Diwali?

Dikutip dari How and Why do Hindus Celebrate Divali? (2013) karya Jean Mead, Diwali merupakan lambang spiritual mengenai “kemenangan terang atas kegelapan, kebaikan atas kejahatan, dan pengetahuan atas ketidaktahuan.”

Diwali dikenal dengan berbagai istilah lainnya seperti Deepawali, Deepavali, atau Dipavali. Keragaman istilah ini disesuaikan dengan bahasa asalnya. Seperti diketahui, cukup banyak bahasa lokal yang digunakan di India, semisal Sanskerta, Hindi, Marathi, Kannada, Urdu, Tamil, dan seterusnya. Asal istilah Diwali diperkirakan bersumber dari bahasa Sanskerta, yakni Dipavali.

 Istilah Dipavali juga dapat dimaknai secara tersirat. Salah satunya tercatat dalam Sanskrit English Dictionary (2008) suntingan Monier Williams yang mengartikannya sebagai “apa yang bercahaya, menyinari, atau pengetahuan”.

 

Kapan perayaan Diwali berlangsung?

 Perayaan Diwali selama 5 hari setiap tahunnya ditetapkan berdasarkan penanggalan Hindu pada awal musim gugur setelah akhir panen musim panas. Menurut kalender Masehi, peringatan Diwali jatuh antara bulan Oktober hingga November. Tahun ini, Diwali dirayakan mulai 4 November 2021. Perayaan ini memiliki tradisi masing-masing di tiap harinya.

1.     Hari pertama disebut Vasu Daras dan diperuntukkan bagi sapi, hewan yang dianggap suci oleh umat Hindu. 

2.     Hari kedua disebut Dhan Teras yang memeringati munculnya Dewa Dhanvantari dari samudera. Mereka percaya jika barang berharga, seperti emas dan perak, yang dibeli pada hari ini akan membawa keberuntungan sepanjang tahun.

3.     Hari ketiga alias Naraka Chaturdashi merupakan puncak dari perayaan Diwali yang diisi dengan pembuatan Rangoli, dekorasi dari beras dan tepung yang diwarnai dengan rempah. Hari ini, Hindu memeringati kemenangan Dewa Krisna terhadap raksasa Narakasura yang melambangkan kejahatan. 

4.     Hari keempat atau disebut Laksmi Puja biasanya diisi dengan pemujaan terhadap Dewi Laksmi sang pembawa kesejahteraan dan Dewa Ganesha sang pembawa keberuntungan.

5.     Hari terakhir atau Bali Pratipada merupakan peringatan saat Dewa Krisna mengangkat Bukit Govadhana dan menyelamatkan rakyat serta sapi dari bencana banjir.


Beberapa Fakta dalam perayaan Diwali

·        Masyarakat India biasanya menggunakan diya, yakni lampu minyak tradisional yang terbuat dari tanah liat.

·        Tradisi unik yang hadir dalam perayaan Diwali adalah bagi-bagi mithai atau makanan manis, seperti permen. kudapan manis lainnya seperti cokelat diberikan sebagai hadiah.

·        Tetangga, keluarga, atau kerabat akan saling memberikan permen yang biasanya terdiri dari makanan manis klasik India, seperti lado, barfis, pedas, dan jalebis.

·        Festival Diwali sangat kental dikaitkan dengan mitologi Hindu, seperti kisah kembalinya Dewa Rama, istrinya Dewi Sinta Devi dan saudara laki-laki Laksmana. Mereka kembali ke negara asalnya, Ayodhya, setelah tinggal di pengasingan selama 14 tahun.

·        Perayaan Diwali juga dianggap menandai peristiwa kemenangan Dewa Krisna yang berhasil membunuh setan Narakasura, yang memerintah Pragjyotishapura. Ia berhasil membebaskan rakyatnya yang hidup dalam ketakutan.

·        Diwali kini juga dianggap sebagai festival budaya dan dirayakan secara meriah di berbagai negara dengan penganut Agama Hindu minoritas. Inggris adalah salah satunya. Sedangkan, di negara seperti Fiji, Guyana, Pakistan, Malaysia, Mauritius, Myanmar, Nepal, Singapura, Sri Lanka, Suriname, Trinidad, dan Tobago, Diwali menjadi hari libur nasional.

·        Diwali berbeda dengan Holi, Kalau Diwali dikenal sebagai festival cahaya, Holi adalah perayaan penuh warna. Di hari ini, masyarakat di negara-negara mayoritas penganut Hindu, seperti India dan Bangladesh, saling melempar tepung warna-warni.

 

Nah, itu kiranya pembahasan mengenai perayaan Diwali hari ini. Seru, kan..? 

Semoga kalian bisa merasakan indahnya perayaan Diwali, apalagi perayaan Diwali langsung ke India. Pasti deh, lebih seru lagi.  

Sekali lagi aku ucapkan selamat hari Diwali, Happy Diwali, bagi para sobat DuPi yang merayakan.

Oke sob, cukup sampai di sini pertemuan kita hari ini.

Sampai jumpa, salam toleransi

Salam penuh cinta, Dunia Psikologi.

 

 

Sumber:

https://tirto.id/sejarah-tradisi-fakta-perayaan-happy-diwali-atau-hari-deepavali-ekxq

https://www.idntimes.com/travel/destination/putriana-cahya/7-fakta-unik-perayaan-diwali-apa-bedanya-dengan-festival-holi/7


 R. H Salsabila

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Mengenal Kepribadian Ekstrovert

Halo Sabahat DuPi di mana pun berada, apa kabar? Kembali lagi dengan Dunia psikologi, satu-dua telinga untuk berjuta-juta suara. Minggu lalu...