Halo sobat DuPi di manapun kalian berada, bagaimana kabarnya? Semoga kalian sehat selalu ya!
Berjumpa lagi dengan DuPi, Dunia Psikologi, satu-dua telinga untuk berjuta-juta suara.
Sobat DuPi tahu? Tanggal 17 November ini merupakan hari pelajar internasional. Sobat DuPi penasaran tidak? Mengapa ada peringatan hari pelajar internasional? Langsung saja kita simak bersama sejarahnya.
Sejarah singkat hari pelajar internasional
Awal mulanya, tanggal 28 Oktober 1939, mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Charles University di Praha menggelar demo untuk memperingati 21 tahun kemerdekaan Republik Cekoslowakia.
Namun demonstrasi itu dihadang dan dibungkam secara brutal oleh pasukan Nazi. 15 mahasiswa terluka parah dan salah satunya meninggal.
Sehari setelah pemakaman, 15 November 1939, mereka meminta izin melakukan prosesi pemakaman di pusat kota. Izin diberikan. Prosesi itu diikuti dengan unjuk rasa. Dan lagi-lagi Nazi membungkam secara brutal unjuk rasa tersebut.
Sejarawan menduga pemerintah sengaja mengizinkan prosesi tersebut karena mereka mengharapkan munculnya kekerasan, yang akan digunakan sebagai alasan untuk menutup semua universitas di Ceko. Mereka bahkan menangkap lebih dari 1200 mahasiswa. Pada 17 November 1939, sembilan pengunjuk rasa - delapan mahasiswa dan satu profesor - dieksekusi tanpa pengadilan.
Dua tahun setelah kejadian tersebut, International Students’ Council diadakan di London, Inggris Raya, termasuk sejumlah mahasiswa yang jadi pengungsi menghasilkan deklarasi untuk memperkenalkan Hari Mahasiswa Internasional pada 17 November, sebagai peringatan tanggal eksekusi mahasiswa dan profesor di Praha.
Sekarang Sobat DuPi sudah tahu sejarahnya kan? Sekadar memperingati hari besar tanpa mengetahui sejarahnya tidak akan bernilai apa-apa. Next.
Pelajar itu apa sih? Semua orang yang belajar itulah pelajar Sobat Dupi, pelajar itu bermacam-macam tipenya dalam belajar. Kira-kira kalau sobat DuPi sendiri pelajar tipe seperti apa ya? Yuk bisa komen di bawah.
Macam Tipe Pelajar
Diambil dari disdikkbb Berikut lima tipe atau gaya belajar siswa.
1. Pelajar tipe visual
Mereka memiliki kemampuan belajar dengan melihat. Memiliki indera pengelihatan yang tajam dan teliti. Mampu mengingat kata-kata, peta, bagan, simbol- simbol, dan lainnya yang berkaitan dengan bentuk.
2. Pelajar tipe auditori
Mereka memiliki indera pendengaran yang lebih baik dan lebih terfokus. Mampu memahami sesuatu lebih baik dengan cara mendengarkan. Hal ini berkaitan dengan proses menghafal, membaca, atau memahami soal cerita.
3. Pelajar tipe kinestetik
Mereka yang tergolong tipe ini akan efektif jika belajar dengan melibatkan gaya gerak. Mereka sensitif menyerap pelajaran melalui gerakan, sentuhan, tekstur dan indra perabaan. Serta hal seperti olahraga, menari, memainkan musik, percobaan laboratorium, dan lainnya.
4. Pelajar tipe global
Mereka yang termasuk tipe pelajar global memiliki kemampuan memahami sesuatu secara menyeluruh. Mereka berhasil memahami gambaran yang besar dan juga keterkaitan antara satu objek dengan yang lainnya. Mereka mampu memaknai hal-hal yang tersirat dengan bahasanya sendiri secara jelas.
5. Pelajar tipe analitik
Mereka yang tergolong tipe belajar analitik berkecenderungan dalam memandang sesuatu akan ditelaah terlebih dahulu per bagian secara terperinci, spesifik, dan teratur. Mereka akan mengerjakan suatu hal secara bertahap dan urut. Penilaian mereka terhadap sesuatu berdasarkan fakta- fakta dan fokus pada satu masalah atau tugas sampai selesai.
Nah! Sudah menemukan belum? Tipe Sobat DuPi itu seperti apa? Sudah ya! Sebenarnya dengan mengenal tipe pelajar, kita sebagai pelajar bisa menentukan dengan media atau metode belajar seperti apa yang memudahkan kita menyerap pengetahuan baru. Selain itu, mengenal tipe pelajar sangat perlu bagi guru agar bisa menentukan model pembelajaran nantinya.
Okeh, Sobat DuPi. Cukup sekian pertemuan kita, jumpa lagi di waktu yang akan datang. Semangat untuk berproses menjadi lebih baik!
Sumber:
- tirto.id
- disdikkbb.org
Tidak ada komentar:
Posting Komentar