Jumat, Januari 07, 2022

Semua Itu Hanya Ada dalam Pikiran

Halo sahabat DuPi di belahan bumi mana pun. Apa kabar ?

Ketemu lagi dengan Dunia Psikologi, satu-dua telinga untuk berjuta-juta suara. 


Bagaimana dengan awal tahun 2022? Apa yang masih sabahat DuPi perjuangkan di tahun lalu, tetapi belum terwujud? Semoga di tahun ini semua keinginan dan kebahagiaan akan bisa di raih ya, guys. Aamiin.


Walaupun dirasa berat, sahabat DuPi harus percaya bahwa terkadang untuk bermimpi pun dibutuhkan sebuah keberanian. Iya, keberanian untuk mewujudkannya. Apa yang kita pikirkan bisa terealisasi, jika kita tekun, meyakini pertolongan Tuhan dan sabar dalam meraih impian tersebut.


Ada semacam kekuatan dalam pikiran. Tidak pernah ada kata terlambat untuk "mengendalikan pikiran" dan menyadarkan kita akan pengaruh terdalamnya terhadap kehidupan.


𝐃𝐚𝐲𝐚 𝐤𝐡𝐚𝐲𝐚𝐥𝐦𝐮 𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐦𝐞𝐦𝐩𝐞𝐧𝐠𝐚𝐫𝐮𝐡𝐢 𝐤𝐞𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩𝐚𝐧𝐦𝐮. 𝐃𝐚𝐲𝐚 𝐤𝐡𝐚𝐲𝐚𝐥 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐠𝐚𝐦𝐛𝐚𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐜𝐚𝐧𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧, 𝐤𝐞𝐬𝐮𝐤𝐬𝐞𝐬𝐚𝐧, 𝐝𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐛𝐞𝐫𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥𝐚𝐧𝐦𝐮. 𝐍𝐚𝐦𝐮𝐧 𝐝𝐢 𝐥𝐚𝐢𝐧 𝐩𝐢𝐡𝐚𝐤 𝐝𝐚𝐲𝐚 𝐤𝐡𝐚𝐲𝐚𝐥 𝐣𝐮𝐠𝐚 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐮𝐚𝐭𝐦𝐮 𝐭𝐞𝐫𝐟𝐨𝐤𝐮𝐬 𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐤𝐞𝐛𝐮𝐫𝐮𝐤𝐚𝐧, 𝐤𝐞𝐬𝐮𝐥𝐢𝐭𝐚𝐧, 𝐝𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐠𝐚𝐠𝐚𝐥𝐚𝐧. 𝐊𝐚𝐦𝐮𝐥𝐚𝐡 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐦𝐞𝐦𝐮𝐭𝐮𝐬𝐤𝐚𝐧 𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢𝐦𝐚𝐧𝐚 𝐚𝐠𝐚𝐫 𝐝𝐚𝐲𝐚 𝐤𝐡𝐚𝐲𝐚𝐭 𝐭𝐞𝐫𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭 𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐭𝐮𝐦𝐮. — 𝐏𝐡𝐢𝐥𝐢𝐩 𝐂𝐨𝐧𝐥𝐞𝐲


Kita adalah apa yang kita pikirkan. Pikiran-pikiran menciptakan realitas kehidupan kita masa kini dan masa depan kita. Namun banyak dari kita yang tidak menyadari bahwa pikiran adalah senjata paling ampuh yang kita miliki. Banyak sekali urusan yang diabaikan jika sudah menyangkut pengendalian pikiran dan lebih sering dibiarkan bekerja sendiri, memperlakukannya seperti kita memperlakukan ginjal, paru-paru dan hati kita.

Akan tetapi pikiran membutuhkan semua perhatian dan dukungan untuk memastikan bahwa kita telah menjalani kehidupan yang memuaskan dan bermanfaat. Pikiran merupakan pengatur bagi keadaan kita saat ini dan bagaimana kita seharusnya, juga menjadi apa kita nantinya. Pikiran bisa menentukan kebahagiaan ataupun kesengsaraan kita. Ia juga dapat menyerang keberuntungan atau kemalangan kita, bergantung pada apa yang kita terapkan di dalamnya.


Pernahkah kamu "Memulai hari dengan langkah kaki yang salah?" atau kamu pernah mendengar sebuah komentar seperti, "Dia pasti bangun tidur pagi ini di sisi tempat tidur yang salah."

Pertama-tama, apakah ada langkah yang salah ataupun sisi tempat tidur yang salah?


Semua itu hanya ada dalam pikiran!


Ralph Waldo Emerson menulis, "Pelopor setiap tindakan adalah pikiran. Di balik semua yang kita lakukan pikiran kita lah yang mendorong kita untuk bertindak. Ini sederhana, tetapi mendalam. Semua penemuan yang diciptakan manusia tumbuh karena sebuah pikiran, sebuah ide."


Contohnya penerbangan, adalah sesuatu yang kita nikmati sekarang, tetapi itu semua tidak akan terjadi apabila Wright Brother tidak diilhami oleh pikiran akan terbang.


Pikiran menjadi kenyataan.

𝐊𝐢𝐭𝐚 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐛𝐚𝐡𝐚𝐠𝐢𝐚 𝐚𝐭𝐚𝐮𝐩𝐮𝐧 𝐬𝐞𝐝𝐢𝐡, 𝐩𝐫𝐨𝐝𝐮𝐤𝐭𝐢𝐟 𝐚𝐭𝐚𝐮𝐩𝐮𝐧 𝐯𝐞𝐠𝐞𝐭𝐚𝐭𝐢𝐟. 𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐤𝐢𝐭𝐚 𝐥𝐚𝐤𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐛𝐞𝐫𝐩𝐢𝐤𝐢𝐫 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐩𝐢𝐤𝐢𝐫𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫.


Salam penuh cinta, Dunia Psikologi.



Penulis : Ayasa Coz 


Sumber: 

- Johnny Ong

- Manajemen Pikiran. 

Tidak ada komentar:

Mengenal Kepribadian Ekstrovert

Halo Sabahat DuPi di mana pun berada, apa kabar? Kembali lagi dengan Dunia psikologi, satu-dua telinga untuk berjuta-juta suara. Minggu lalu...