Hallo sobat DuPi yang kece-kece. Yuhuuuu Ketemu lagi dengan DuPi, Dunia Psikologi, satu-dua telinga untuk berjuta-juta suara.
Bagaimana kabarnya, Sobat? Semoga sehat selalu bahagia selalu. Bagaimana nilai kamu nih waktu ujian kemarin? Bagus-bagus pastinya ya! Sobat DuPi kan cerdas semua.
Semua orang itu pintar. Percayalah. Tidak ada yang bodoh kecuali mereka yang tidak memanfaatkan ilmu itu. Seperti pohon, Sobat! Ilmu itu bagaikan pohon. Tapi percuma kalau pohonnya gak berbuah ... ya kan?
Maka dari itu, aku katakan "Nilai tidak lebih penting dari ilmu yang kita aplikasikan." Pernah sobat DuPi dapat nilai raport merah semua? atau sebagian? Kira-kira perasaan kamu gimana? Putus asa? Biasa saja? Atau bagaimana? Sampaikan saja di kolom komentar.
"Saya tertekan sebab orang tua selalu menginginkan nilai yang sempurna, sementara nilaiku jauh dari kata sempurna, Kak."
Sobat! Semua orang tua menginginkan anaknya lebih dari dirinya. Itu bentuk kasih sayang. Tapi ingat! Kamu bukanlah boneka yang diatur sepenuhnya oleh orang tua. Bukan! Kamu adalah bagian dari mereka yang diprogramkan untuk melakukan hal yang lebih besar lagi. Sampaikan nilai merahmu dari hati ke hati.
Tenangkan dulu pikiranmu, tenangkan dulu hatimu, atur nafas, dan bersiaplah untuk segala kemungkinan. Positive thinking selalu.
Setelah kamu dapat pastikan dirimu tenang, perlahan kamu katakan pada orang tua. Jika mereka marah, dengarkan saja. Itu hanya kesal karena sebagian kecil harapan mereka gugur. Dengarkan saja luapan amarah orang tua. Jangan sesekali kita menyela. Biarkan sampai keadaan berpihak padamu untuk angkat bicara.
Ucapkanlah maaf, dan berjanjilah untuk berusaha semampumu.
Seorang olahragawan lebih mementingkan fisik daripada mata pelajaran fisika. Seorang pengusaha tidak membutuhkan sejarah dan sastra. Seorang seniman tidak perlu mengerti matematika. Dan seorang musisi, baginya nilai kimia tidak berarti.
Sobat DuPi! Kalian adalah cahaya. Cahaya yang bersinar baik dalam keramaian atau dalam sunyi. Jangan biarkan cahayamu redup hanya karena suatu hal yang tidak begitu penting.
Selamat liburan! Jumpa lagi dalam pekan berikutnya.
Penulis: Awal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar